Banyak, lo, para ibu yang mengungkapkan rasa
sayang pada buah hatinya lewat makanan. Anak selalu diberi makanan yang
lezat-lezat penuh lemak, terus dijejali berbagai penganan/minuman manis, bahkan
hadiah pun diberikan dalam bentuk makanan. Padahal, semua itu justru bisa jadi
pemicu masalah obesitas atau kelebihan berat badan. Alih-alih mau sayang anak,
malah membuat si kecil sakit atau kelebihan berat badan.
Nah, coba simak dan jawab dengan baik
pertanyaan di bawah dan lihat hasilnya, apakah Anda selama ini memanjakan anak
dengan cara yang "salah"?
1. Aktivitas favorit anak saya adalah
menonton video atau TV.
Betul
Salah
2. Anak saya senang minuman yang manis
seperti jus.
Betul
Salah
3. Kami sekeluarga sering makan bersama.
Betul
Salah
4. Jika anak saya terlihat tak mau makan,
saya mencoba terus membujuknya agar dia mau menghabiskan makanannya.
Betul
Salah
5. Jika anak saya melakukan sesuatu hal yang
baik, saya memberinya kue atau permen sebagai hadiah.
Betul
Salah
6. Anak saya kelebihan berat badan beberapa
kilogram. Tapi menurut saya tak masalah. Itu, kan, cuma lemak bayi.
Betul
Salah
7. Saya tidak dapat berbuat apa-apa mengenai
masalah kelebihan berat badan anak karena sudah merupakan faktor keturunan.
Betul
Salah
JAWABAN YANG BENAR
1. Salah.
Menurut para ahli, kekurangan aktivitas
berolahraga merupakan kontribusi paling besar yang membuat anak menjadi
kegemukan. Teve merupakan salah satu penyebab utamanya. Oleh sebab itu, batasi
benar jam anak menonton teve. Akan lebih baik jika mereka tidak dibiasakan
menonton teve.
2. Salah.
Minum terlalu banyak yang manis tidak hanya
merusak gigi, tapi juga me
nyebabkan bahaya kegemukan. Penelitian
menunjukkan, anak balita dan anak usia taman kanak-kanak yang minum tiga botol
air manis atau lebih dalam sehari, cenderung lebih gemuk daripada mereka yang
tidak minum manis.
Cairan manis berisi kalori yang padat dan
miskin akan nutrisi. Jika si kecil mengonsumsi cairan manis secara teratur,
berarti menambah sekian ratus kalori setiap harinya.
3. Betul.
Makan bersama keluarga tidak hanya menguatkan
tali persaudaraan di dalam keluarga, tapi juga merupakan contoh yang baik untuk
menunjukkan pada anak makanan yang sehat. Penelitian membuktikan, anak yang
biasa makan secara teratur (daripada mengemil sepanjang hari) akan lebih senang
mencoba berbagai macam jenis makanan dan ini membuka peluang besar untuk
membiasakannya makan makanan sehat.
4. Salah.
Anak adalah hakim yang terbaik untuk dirinya
sendiri. Biarkan ia menentukan berapa banyak makanan yang harus dimakan. Memaksa
anak untuk makan sama dengan mendidiknya untuk tak memerhatikan bentuk
badannya. Anda secara tak langsung menjadi seakan-anak berusaha agar dia merasa
lapar terus dan menyantap semua makanan. Akhirnya, anak jadi kelebihan berat
badan.
5. Salah.
Pujilah dengan kata-kata jika anak
berperilaku baik. Pujian, ciuman, dan pelukan adalah hadiah terbaik. Sangat
penting bagi anak untuk mengerti, makanan merupakan sumber vitamin dan bukan
sumber percobaan. Jangan jadikan makanan sebagai kompensasi emosi karena bisa
menyebabkan ia makan berlebihan dan ujung-ujungnya mengalami obesitas.
6. Salah.
Beberapa bayi tumbuh menjadi anak yang gemuk,
tapi banyak juga yang tidak. Anak-anak yang mempunyai orang tua yang gemuk
kebanyakan juga mempunyai masalah yang sama, menjadi gemuk, dibanding orang tua
yang bertubuh langsing. Umumnya mereka juga mempunyai penyakit diabetes. Jika
terlihat kemungkinan anak mempunyai masalah kelebihan berat badan, segera
konsultasikan dengan dokter. Ukur berat badan dan tinggi, hal ini dapat
dijadikan patokan untuk menurunkan berat badan anak.
7. Salah.
Jika Anda merasa unsur keturunan memainkan
peranan, Anda harus mengontrol jenis makanan yang dimakan anak. Beri dia
makanan sehat, banyak makan buah, sayuran, daging bersih tanpa lemak, biji-bijian,
dan semua makanan untuk menghindari masalah kegemukan. Doronglah agar anak
selalu bergerak aktif, berolah raga. Jangan lupa beri contoh yang baik pada
anak.
BENAR ANDA MENJAGA KESEHATAN SI KECIL?
NILAI & ARTI
Jika banyak jawaban
yang benar:
Anda dan anak sudah berada di jalur kehidupan
yang sehat dan benar. Biasakan untuk tetap memberi contoh yang baik dalam hal
memilih makanan, produk yang segar. Perkenalkan jenis makanan baru yang sehat
dan biasakan anak untuk berdiet dengan benar, bergerak aktif. Tanyakan pada
dokter anak bagaimana cara menjaga kesehatan dan anak tetap mempunyai berat
badan yang seimbang.
Jika banyak jawaban
yang salah:
Sebaiknya mulailah mengubah beberapa gaya
hidup Anda. Kunjungi dokter anak dan minta penjelasan lebih banyak lagi tentang
bagaimana cara mencegah kegemukan pada anak Anda. Terlalu sedikit beraktivitas,
terlalu gemuk, terlalu banyak makan dan minum yang manis, membuat anak amat
mudah mengalami obesitas. Terutama jika Anda dan pasangan juga mempunyai masalah
yang sama.
Cobalah mengenal lebih banyak makanan segar
dan berikan pada anak. Berolahragalah bersama-sama, jalan pagi, lari-lari, dan
lainnya. Sekecil dan sesederhana apa pun kegiatan yang Anda lakukan bersama
anak, tetap akan menolongnya menjaga keseimbangan berat badan.
(sumber : Tabloid Nova)
No comments:
Post a Comment